Predator Online Mengintai Anak Kita Di Media Sosial

Beberapa hari lalu, salah seorang tim kami mendapat sebuah tautan di Facebook, isi tautan tersebut adalah beberapa screenshot percakapan via online massanger seorang anak perempuan dengan akun yang diduga predator online.
Akun tersebut mengaku seorang pencari bakat dari agensi model (nama dan foto profil yang digunakan perempuan) dan mengajak si anak untuk jadi model.
Saat si anak bilang sedang ingin berpikir dahulu , akun tersebut terus mendesak, meminta data berupa nama, berat& tinggi badan, lingkar dada. Saat tidak disanggupi (anak beralasan sudah malam dan mau tidur), akun predator meminta foto selfie anak dengan mengenakan bra saja.
Dan saat tidak disetujui, akun ini mengeluarkan kata-kata kasar.
Mengerikan sekali bukan?

Memang dengan semakin berkembangnya kemajuan teknologi dengan berbagai media sosial menjadikan anak-anak kita rentan terhadap ancaman dari predator seksual online.
Orang-orang jahat yang mengincar anak-anak dan remaja untuk dijebak dalam pornografi anak serta bukan tidak mungkin penculikan.
Modusnya bisa macam-macam. Bisa mengunakan foto cowok remaja yang ganteng lalu mengajak berkenalan via media sosial, bisa juga seperti yang diceritakan di atas, berpura-pura jadi agensi model/ casting film. Hal yang seringkali jadi impian banyak remaja perempuan.
Lalu bagaimana cara orang tua menghindarkan anak dari bahaya predator seksual online?

Langkah 1

Pilihlah penyedia layanan internet (ISP) yang menawarkan parental control. Banyak ISP yang menanamkan kontrol ini yang bisa diakses oleh orang tua. Pakailah dengan baik untuk memblokir situs-situs dewasa yang tak sepantasnya diakses anak-anak.

Langkah 2

Pastikan ada pengawasan dari orang dewasa ketika ia mengakses internet di wilayah publik seperti sekolah atau perpustakaan. Bicaralah pada pihak sekolah atau petugas perpustakaan untuk selalu melakukan pemonitoran ini, atau setidaknya mereka telah menginstal piranti keamanan untuk menjaga keamanan si anak.

Langkah 3

Buat peraturan dalam hal keamanan berinternet, seperti jangan pernah memberikan informasi pribadi termasuk alamat rumah, nomer telepon atau informasi sekolah. Jika teman yang ia kenal di online mengajaknya bertemu, jangan ijinkan kecuali ia setuju untuk bertemu di tempat umum dan ditemani orang terpercaya. Anak Anda juga harus tahu bahwa membalas pesan yang bernada negatif atau terlihat anek sebaiknya tidak dilakukan. Katakan juga pada mereka untuk tidak menshare foto di internet tanpa seijin Anda.

Langkah 4

Usahakan Anda memiliki password akun-akun onlinenya, khususnya bagi anak-anak yang belum cukup umur, entah itu di email atau situs-situs jejaring. Dengan mengetahui kata sandi mereka, Anda bisa mengecek isi email dan pesan-pesan di dalamnya. Akan tetapi sebelum melakukan hal itu, bicarakan baik-baik dengan anak-anak agar mereka tidak merasa dikekang dan terganggu. Rutin membuka profile mereka dan memastikan tak ada pesan buruk di dalamnya juga dianjurkan untuk dilakukan.

Langkah 5

Dokumentasikan pesan yang berisi ancaman atau konten tak senonoh yang ditujukan pada anak Anda. Berikan dokumentasi ini pada penyedia layanan internet Anda agar mereka bisa melacak identitas pengirimnya, sebuah hal yang kecil kemungkinan bisa Anda lakukan sendiri. Jangan ragu-ragu juga untuk melaporkan ke pihak berwajib jika Anda menjumpai pornografi anak. Hal ini akan membantu pihak kepolisian untuk menyingkap predator anak sebelum ada korban-korban selanjutnya.

Dan satu hal yang paling penting, sebagai orang tua usahakan untuk mengikuti perkembangan media sosial yang digunakan anak. Seringkali yang terjadi, anak menjadi korban predator online karena orang tua tidak paham cara menggunakan media sosial, sehingga tidak bisa memantau aktivitas online anak.
Jadi, waspadalah selalu, lindungi anak-anak kita dari predator online. Salam internet sehat.

*Gambar adalah infografis tentang bagaimana para predator ini menjebak mangsanya

referensi:
https://www.facebook.com/notes/internet-sehat/5-langkah-tepat-lindungi-anak-dari-predator-online/10150248657964009

http://us.images.detik.com/…/anak-anak_VS_Predator_Infograf…

11111794_744224409023303_6306177551683232173_n

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s