Archive | 14 Agustus 2015

Aku Lebih Dari Sekedar Nilai Tes

Yang tersayang Ayah dan Ibu,

Sudah hampir kembali ke waktu sekolah.
Aku sudah berpikir tentang tahun mendatang.
Aku tahu aku bukan ahli, tapi setelah selama tujuh tahun pergi ke sekolah,ada sesuatu yang tampaknya salah.
Jangan salah paham. Aku suka bertemu teman-teman dan aku tidak sabar untuk pertandingan sepak bola, tapi aku tidak menantikan untuk duduk di kelas lagi.
Maksudku itu sudah tujuh tahun dan sepertinya setiap tahun itu semakin lebih buruk. Aku tidak yakin bagaimana menjelaskannya, jadi ku pikir aku akan menulis daftar hal-hal yang aku maksudkan – apa yang aku suka dan apa yang tidak kusukai

Aku lebih suka untuk terlibat dalam pembelajaran nyata.
Aku tidak suka menghabiskan lima bulan pertama sekolah dengan mempersiapkan tes.

Aku lebih suka kelas olah raga, seni dan musik.
Aku tidak suka untuk duduk dan mendengarkan sepanjang hari.

Aku lebih suka untuk menantikan waktu pergi ke sekolah.
Aku tidak suka merasa gugup ketika aku di sekolah.

Aku lebih suka membaca buku-buku yang menarik dan pergi kunjungan lapangan yang membantuku menghubungkan apa yang aku pelajari di sekolah.
Aku tidak suka menghabiskan sebagian besar waktuku untuk pelajaran matematika yang membosankan dan tugas membaca yang sebagian besar untuk mempersiapkan tes.

Aku lebih suka untuk memiliki guru-guru yang diizinkan untuk mengajar lebih dari sekedar untuk ujian.
Aku tidak suka memiliki guru-guru yang takut untuk mengajar.

Aku lebih suka memiliki tugas yang menarik,praktek, yang membantuku menemukan sesuatu, membuat aku bertanya, dan memungkinkan aku untuk bangga dengan hasil pekerjaanku.
Aku tidak suka takut pergi ke sekolah.

Aku lebih suka memiliki bahan, buku, peralatan dan teknologi yang ku butuhkan dalam semua kelasku.
Aku tidak suka ada begitu banyak siswa di kelas, dan aku hanya jadi sekedar nomor.

Aku lebih suka untuk mengerjakan tes yang guruku buat – yang menilaiku berdasarkan pada kemampuan,usaha dan keterlibatanku.
AKU TIDAK SUKA MENGERJAKAN TES STANDAR!

Ada lagi yang lain, tapi ku pikir kalian mendapatkan intinya.
Aku berharap bahwa kalian akan membantuku mengeluarkan hal-hal yang menakutkan dari sekolah tahun ini.
Aku sudah mendengar orang berbicara dan mereka mengatakan bahwa hanya orang tua yang dapat membuat perbedaan.
Bisakah lakukan sesuatu?
Dapatkah kalian berbicara dengan orang tua teman-temanku dan melihat apakah mereka bisa membantu? Aku membutuhkan kalian, guruku membutuhkan kalian, kami tidak dapat membuat perubahan yang diperlukan tanpa bantuan kalian.
Aku tidak bisa tahan satu tahun lagi diperlakukan seperti nilai tes.

Dengan cinta,

Anakmu.

penulis;
—Timothy D. Slekar

sumber:
http://www.huffingtonpost.com/…/i-am-more-than-a-test-sco_b…

“Mereduksi anak-anak menjadi nilai tes adalah bentuk terburuk dari pencurian identitas yang dapat kita lakukan di sekolah-sekolah.”
–Stephen Covey

sumber gambar:
https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/…/990724c857f345fe704e…

11825037_759224084190002_1403013582666502059_n

Iklan